GALERI FOTO
Selengkapnya
GALERI VIDEO
Selengkapnya
VIDEO BAHAN AJAR
Selengkapnya
PENCARIAN
Senin, 22 Februari 2010 - 17:46 WIB
Sosialisasi Program Ditbinsuskel Tahun 2010
Kegiatan Sosialisasi program Ditbinsuskel Tahun 2010 dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama dimulai tanggal 11-13 Februari 2010 di Hotel Saphir Yogyakarta yang diikuti oleh Kasubdin Dinas Pendidikan Propinsi, Kasubdin Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota terpilih (Kab/kota dengan jumlah LKP terbanyak) serta DPD HIPKI. Sedangkan tahap 2 dilaksanakan di Patra Convention Hotel Semarang dari tanggal 17-19 Februari 2010. Dalam kesempatan ini Direktur Jenderal PNFI menyampaikan beberapa hal diantaranya:
1. Untuk program PAUD, selama ini mengejar akses, dari 29 jt lebih sasaran baru 5% yang terlayani baik formal maupun nonformal baik yang dikelola Kemendiknas maupun Kementerian agama, termasuk yang mendapat layanan 1 minggu sekali. Untuk mulai tahun 2010 ini akan dikembangkan PAUD holistic integrative, yang akan dilakukan dengan bersinergi antar kementerian.
2. Pendidikan kesetaraan, yang lebih berorientasi atau berbasis life skills yang diberikan baik pada program kejar paket A,B,C.
3. Pendidikan,keaksaraan, program yang selalu bermasalah dari tahun ke tahun karena sulitnya mendapatkan data yang valid tentang angka buta aksara di daerah. Arah ke depan orientasi tidak lagi fokus pada keaksaraan dasar, tetapi lebih terfokus pada pendidikan keaksaraan untuk pemberdayaan masyarakat yang salah satunya akan bekerjasama dengan UNESCO melalui program “LIFE”. Arahnya pada pemberdayaan masyarakat terutama bidang ekonom.
4. Kursus, kalau dicermati lebih seksama, program kursus dan pelatihan adalah progam yang dibutuhkan banyak masyarakat. Indikasinya dapat dilihat dari data tentang pengangguran yang ada di Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu adanya penurunan angka pengangguran tiap tahun, tapi ada hal yang menarik, yaitu semakin tinggi pendidikan semakin tinggi angka pengangguran. Hal ini disebabkan adanya kecenderungan makin tinggi pendidikan, maka makin tinggi keinginan untuk bekerja bukan untuk berwirausaha. Jika ini dibiarkan, maka akan mengakibatkan semakin tinggi pengangguran terdidik dan semakin berat beban masyarakat dan negara. Ke depan diharapkan pendidikan kewirausahaan menjadi orientasi utama. Oleh karena itu, semua lembaga diharapkan agar menyelenggarakan program-program kewirausahaan.
Selanjutnya Dirjen PNFI menjelaskan tentang masalah kursus, antara lain:
1. Masalah penataan data LKP, untuk mengetahui LKP yang jalan, setengah jalan, dan tidak bisa jalan. Pada tahun lalu telah diinstruksikan untuk mendata lembaga kursus berbasis web online. Untuk itu himbauan bagi semua daerah agar hanya memasukkan lembaga yang benar-benar jalan, sedangkan yang setengah jalan untuk dibina lebih lanjut;
2. Kelembagaan, disarankan untuk dipilah-pilah benar, mana yang sesuai dan bisa memberikan layanan kepada masyarakat dengan baik. Beliau tidak berkenan jika ada lembaga on-off, tapi lembaga yang bagus dan sesuai kebutuhan (lembaga adhock). Sehingga LKP yang akan dibina ke depan adalah LKP-LKP yang benar-benar kredibel. Karena akan lebih mudah dalam hal pembinaan, sementara lembaga on-off akan sangat menyulitkan. Harapan beliau ke depan pemerintah hanya akan mensupport LKP-LKP yang benar-benar jelas. Oleh karena itu, dihimbau untuk mendata LKP-LKP by name by address, siapa pengelolanya, siapa instrukturnya, dan data lainnya;
3. Ketenagaan, hampir bisa kita pastikan persoalan instruktur dan manajer. Coba dilihat kembali instruktur-instruktur yang sekarang apakah masih memenuhi kelayakan. Memang sulit jika instruktur sistemnya built in. Misal, instruktur kecantikan yang relative sudah berusia lanjut, dihimbau agar ada regenerasi. Yang senior dan mengabdi lama di dunia kursus menjadi mentor saja. Demikian pula manajernya perlu ada regenerasi;
4. Kegiatan pembelajaran, Direktorat sudah mempunyai pedoman bagaimana kursus dilaksanakan, mulai standar kompetensi, standar proses, uji kompetensi, sampai sertifikasinya. Apakah semua sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Beliau berharap agar kursus kedepannya nanti berorientasi kualitas. Dan diharapkan dapat mencapai standar internasional.
Sedangkan tahun 2010 ada beberapa program baru diantaranya:
1. Kewirausahaan, mulai tahun ini, sudah terpilih 125 lembaga untuk memulai Pendidikan Kewirausahaan. Untuk menjadi catatan bersama bahwa pendidikan kewirausahaan berbeda dengan program KWK dan KWD. Pendidikan kewirausahaan adalah merubah mind set dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Kita sudah bekerjasama dengan Ciputra Entrepreneurship Center (CEC). CEC sudah bekerja sama dengan beberapa Perguruan Tinggi (PT) dalam menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan. Ada dua jalur yang dilakukan, yaitu: ToT untuk menjadi tenaga wirausahawan sekaligus menjadi mentor, memanfaatkan tenaga-tenaga yang sudah dilatih CEC sekitar 1200 orang yang ada di PT, sehingga kita tidak usah melakukan ToT. Ditbinsus akan menjadi komandan dalam melaksanakan program ini;
2. LSE3, tugasnya: mengoptimalkan lembaga-lembaga yang sudah ada, menata dalam upaya peningkatan mutu, saat ini sudah ada titik temu antara Ditjen PNFI dengan World Bank, dan pada tahun 2010 akan dimulai. Beliau berharap agar dapat dipilih lembaga-lembaga yang akan dipercaya menjadi penyelenggara program LSE3 untuk batch pertama, kedua dan seterusnya;
3. Program kerjasama dengan Indovision. Indovision adalah perusahaan TV chanel yang akan bekerja sama dengan PNFI untuk menyelenggarakan pendidikan jarak jauh. Tahun ini disiapkan 1000 titik yang akan dibantu untuk mengakses program ini. Pihak indovision menyiapkan semua perangkat lunaknya, sementara kita menyiapkan content. Untuk itu dihimbau agar kab/kota segera membuat usulan lembaga PNFI yang diajukan untuk program ini.
Sedangkan untuk program masing-masing subdit, antara lain:
1. Subdit Peningkatan Mutu Kursus, fasilitasi pembentukan 8 Lembaga Sertifikasi Kompetensi, pelatihan Master Penguji untuk 50 orang, Pelatihan Penguji Uji Kompetensi untuk 500 orang, Blockgrant Peningkatan Kapasitas TUK untuk 150 TUK, Peserta uji kompetensi Januari 2010 berjumlah 595 orang dengan tingkat kelulusan sebesar 86,55% yaitu sebanyak 515 orang dari 5 bidang keterampilan, Lomba Kompetensi Peserta Didik Kursus, dan Beasiswa Uji Kompetensi bagi 5.000 orang peserta didik kursus
2. Subdit Pengembangan Kelembagaan, 1) dalam hal ketersediaan layanan dan keterjangkauan layanan pendidikan melalui: penyelenggaraan PKH bagi LKP, penguatan LKP Kreatif, dan pendidikan kewirausahaan masyarakat; 2) kualitas, mutu dan relevansi pendidikan serta kesetaraan pendidikan, melalui penetapan standar kelembagaan LKP dan penilaian kinerja lembaga kursus dan pelatihan; dan 3) kepastian/keterjaminan layanan pendidikan, melalui: lomba lembaga kursus dan pelatihan tingkat nasional.
3. Subdit Pengembangan Informasi, Validasi (up-dating) NILEK, Penyusunan Buletin Kursus dan Kelembagaan, Penyusunan Bahan Ajar Keterampilan Interaktif (Multimedia), Penguatan sistem uji kompetensi berbasis IT, Fasilitasi penyelenggaraan pameran kursus dan pelatihan  tahun 2010 (pusat), Publikasi program pembinaan kursus dan kelembagaan melalui program acara  Reality Show, Fasilitasi pemasangan baliho kursus dan pelatihan, Produksi dan Penayangan iklan Layanan Masyarakat melalui Media Cetak, Orientasi teknis pemutakhiran  data  program kursus dan kelembagaan, Workshop pengembangan bahan informasi kursus dan kelembagaan, Workshop penyusunan profil kursus dan pelatihan di daerah, Validasi data lembaga kursus dan pelatihan (NILEK), Pemberian Subsidi : Kursus Wirausaha Desa (KWD), Kursus Wirausaha Kota (KWK), dan BOP LKP.
4. Subdit Kemitraan, 1) Orientasi Teknis Penguatan Kewirausahaan Bagi Organisasi Mitra dengan sasaran para pengurus organisasi mitra kursus yang masih aktif di tingkat DPP, DPD dan DPC yang seluruhnya berjumlah  196  orang terbagi dalam 2 angkatan; 2) Peningkatan Partisipasi Mitra Kursus dan Sektor Terkait  dengan sasaran Kementerian  Pembangunan Daerah Tertinggal, Depnakertrans, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Dalam Negeri, Poteknik, Departemen Pertanian, BNP2TKI, Organisasi Mitra, APJATI; 3) Orientasi Teknis Penguatan Kapasitas Organisasi Mitra PNF di Daerah dengan sasaran Para pengurus organisasi mitra di tingkat DPD dan DPC yang aktif di 8 provinsi yang seluruhnya berjumlah 440 orang; 4) Jaringan Kerjasama Mitra Kursus dalam Negeri dengan sasaran kegiatan seluruhnya berjumlah 432 orang terbagi dalam 3 angkatan, yang berasal dari unsur: Organisasi Kelembagaan Kursus, Asosiasi Profesi, Para Penyelenggara Kursus, Kamar Dagang dan Industri, Asosiasi Pengusaha Indonesia, HIPMI; 5) Bimbingan Teknis Bagi Lembaga Calon Penerima Bantuan dengan sasaran kegiatan seluruhnya berjumlah 130 orang terbagi dalam 2 angkatan, yang berasal dari unsur calon penerima bantuan KPP, KWD Daerah Tertinggal dan Organisasi Mitra Kursus; 6) Visitasi Lembaga  Calon Penerima Anugerah, Sasaran kegiatan seluruh karya tulis dari lembaga /perseorangan yang mengajukan Anugerah Widya Karya Bhakti Kursus; 7) Pemberian Anugerah Widya Karya Bhakti Kursus dengan sasaran Pengelola lembaga kursus dan pelatihan, Instruktur dan pelatihan kursus dan pelatihan DU / DI; 8) Jaringan Kerjasama Mitra Kursus Luar Negeri dengan sasaran Lulusan lembaga yang bekerja di luar negeri; 9) Pemberian Subsidi dengan sasaran KPP untuk 5.000  orang, KWD daerah Tertinggal untuk 1.000 orang, Penguatan Kelembagaan organisasi Mitra 25 lembaga; 10) Penilaian Proposal dan Visitasi dengan sasaran Penilaian proposal KPP diperkirakan sebanyak 50 lembaga, Penilaian proposal KWD daerah Tertinggal diperkirakan sebanyak 75 proposal, Penilaian proposal Penguatan Organisasi Mitra diperkirakan sebanyak 50 proposal.
INFORMASI LAINNYA
28/08/2014   Perpanjangan Pengajuan Proposal Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja Tahap 3
16/08/2014   Workshop Penyiapan Kota Surabaya Sebagai Kota Penyelarasan & Kick Off Pengisian Sistem Manajemen Basis Data (SMBD) Penyelarasan Kota Surabaya
05/08/2014   Daftar Penyelenggara dan Peserta Program Permagangan Tahun 2012 - 2013
11/07/2014   Entry Data Peserta Kursus dan Pelatihan
11/07/2014   Daftar Lembaga Penerima Bantuan Sosial Program Pilot Project Peningkatan Kinerja Penyelerasan Pendidikan dengan Dunia Kerja Tahap 1 tahun 2014
02/07/2014   Petunjuk Teknis Bantuan Seleksi Penyelenggaraan Apresiasi Lembaga Kursus dan Pelatihan 2014
26/06/2014   Petunjuk Teknis BOP LKP, Apresiasi LKP berprestasi, Pemagangan LKP, dan BOP Ormit
20/06/2014   Hari Kompetensi Nasional 2014
19/06/2014   Pengumuman Pemenang Lomba Apresiasi/Penghargaan Peserta Didik Kursus dan Pelatihan Tingkat Nasional
12/06/2014   Petunjuk Teknis Pelaksanaan Uji Kompetensi bagi Peserta Didik dan World Skill
10/06/2014   Petunjuk Teknis Bantuan Revitalisasi Kursus dan Pelatihan Tahun 2014
07/05/2014   Hasil Penilaian Kinerja Provinsi Kaltim dan Tahap 3
26/04/2014   Petunjuk Teknis Bantuan Sosial Peningkatan Kinerja Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja Tahun 2014
26/04/2014   Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Berbasis KKNI Sudah Dapat di Unduh
25/04/2014   Rapat Koordinasi Aligment Index dan Sistem Manajemen Basis Data Program Penyelarasn Pendidikan dengan Dunia Kerja
12/04/2014   Maintenance Web Infokursus.net
01/04/2014   Petunjuk Teknis Bantuan Sosial Kursus dan Pelatihan Tahun 2014
07/02/2014   Hasil Penetapan Penilaian Kinerja LKP tahap 2 tahun 2013
07/02/2014   Hasil Penetapan Penilaian Kinerja LKP Tahun 2013 Tahap 1
29/01/2014   Layanan baru: informasi dan publikasi
[ 1 ]  2  3  4  5  6  7  8  9  10  » Last  
AGENDA
21-08-2014 s/d 23-08-2014
Workshop Validasi Data NILEK dan Pemetaan Geospasial LKP Kota Samarinda
di Hotel Grand Sawit Samarinda, Jl. Basuki Rahmat No. 34 A, Kota Samarinda
19-08-2014 s/d 21-08-2014
Implementasi SKL & KBK Bagi Calon Penguji
di Hotel Empire Jl. Blauran 57-75, Surabaya
18-08-2014 s/d 20-08-2014
Workshop Validasi Data Kursus dan Pelatihan tahun 2014 Tahap IX
di T-More Hotel dan Lounge Kupang, Jl. Piet A Tallo, Kota Kupang - NTT
18-08-2014 s/d 18-08-2014
Kegiatan Penilaian Proposal Program Bantuan Desa Vokasi Tahap II
di Hotel Grand Orri Jl. Mayor Oking No.1 Citeureup, Bogor, Jawa Barat
25-06-2014 s/d 27-06-2014
Konvensi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional (RSKKNI) Bidang Fotografi
di Harris Hotel Batam Centre, Jl. Engkau Putri Batam Centre Kota Batam, Kepri
23-06-2014 s/d 25-06-2014
Workshop Pengumpulan dan Validasi Data LKP
di Hotel Victoria, Jl. Lambung Mangkurat No. 48, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70111, Indonesia, Telp +62 511 3360111
18-06-2014 s/d 20-06-2014
Konvensi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional (RSKKNI) Bidang Pekarya Kesehatan
di Hotel Harris Riverview Kuta, Jl. Raya Kuta 62 A Badung, Bali
 
FITUR UTAMA
Nomor Induk Lembaga Kursus
NIPUK
Uji Publik
Test Bakat Kewirausahaan
Penelusuran Lulusan
Kisah Sukses Peserta Didik
Cyber Market
Daftar Penerima Blockgrant
Sistem Penilaian Pelayanan Prima
Sistem Informasi Eksekutif
  
LOWONGAN & PENCARI KERJA
Entry Lowongan Kerja
Pendaftaran Pencari Kerja
Login/Logout Pencari Kerja
Link Informasi Kerja
Informasi Lowongan Kerja
Informasi Pencari Kerja
  
Direktorat Pembinaan Kursus & Pelatihan
Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal
Kementerian Pendidikan & Kebudayaan
Gedung E Lantai 6 Kompleks Kemdikbud
Jl Jendral Sudirman Senayan - Jakarta
Telp/Faks. 021-5725041
Email: ditbinsus@yahoo.co.id
 
2014 © Direktorat Pembinaan Kursus & Pelatihan | Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal | Kementerian Pendidikan & Kebudayaan