DAFTAR ORMIT
(Ikatan Pendidik dan Pengelola Pendidikan Musik Indonesia (IPPPMI)
Argadia
Asosasi Profesi Perpajakan Indonesia (APROPI)
Asosiasi Ahli Tata Rias Pengantin Modifikasi dan Modern (KATALIA)
Asosiasi Para Pemijat Pengobatan Indonesia
Asosiasi Pemerhati Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (APLIKASI)
Asosiasi Pendidik Dan Ppengembang Bahasa Mandarin Di Indonesia (APPBMI)
Asosiasi Pendidik dan Praktisi Seni Pertunjukan Indonesia
Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI)
Asosiasi Praktisi Teknik Otomotif (APTO)
Asosiasi Profesi Ekspor Impor Seluruh Indonesia (APRESINDO)
Asosiasi Profesi Pendidik dan Praktisi Teknisi Akuntansi Indonesia (APPTASI)
Asosiasi SPA Indonesia (ASPI)
Asosiasi SPA Terapis Indoensia (ASTI)
Himpunan Ahli Rias Pengantin "Melati" (HARPI MELATI)
Himpunan Ahli Teknik Penyiaran Indonesia (HATPI)
Himpunan Pengembangan Kepribadian Indonesia(IPRISIA)
Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI)
Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia PNF (HISPPI)
Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA)
Ikatan Pembuat Hantaran Indonesia "Pancawati" (IPHI Pancawati)
Ikatan Penata Busana Indonesia "Kartini" (IPBI Kartini)
Ikatan Sekretris dan Administratif Profesional Indonesia (ISI)
Indonesian Administrative Profesional Association (IAPA)
Indonesian English Course Teachers’ Association (IECTA)
Mayarakat Floristri Indonesia (MFI)
Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia (Tiara Kusuma)
Persatuan Akupunkturis Seluruh Indonesia (PAKSI)
Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI)
Persatuan Pengelola Usaha dan Pendidikan Makanan Khusus PELANGI (P3MK Pelangi)
Himpunan Ahli Rias Pengantin "Melati" (HARPI MELATI)
AlamatJL. Dr. Saharjo 109 Jakarta Selatan 12860 E-MAIL : sekretariat_harpimelati@yahoo.co.id
Tlp. 021-78831422/8296367 - Fax. 021-8280192/ 8350761
SejarahMenjelang tahun lima puluhan setelah kemerdekaan Indonesia oleh pasangan Bung Karno dan Bung Hatta, gerakan Wanita Indonesia semakin tampak. Perkumpulan wanita banyak berdiri yang sifatnya sosial dan gotong royong dari berbagai kalangan tanpa memandang SUKU, RAS dan AGAMA, saling bertemu, saling memperhatikan kebutuhan pihak lain, bertukar pengalaman, bertukar kepandaian, bertukar ilmu dan ketrampilan sehingga menjadi satu hati satu pemikiran.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta kita kenal para EMPU Tata Rias Pengantin antara lain : Ibu ( alm) Pradjoko, Ibu (alm) Donolobo, Ibu (alm) Trenggono, Ibu M. Sardjono, yang kesemuanya dikenal sebagai Perias Kraton Yogyakarta. Juga Perias dari Puro Pakualaman yang kondang saat itu adalah Ibu BRA Indrosugondo.

Dari kota Solo kita kenal Ibu Abdulah dan Ibu Nurdin, Ibu (alm) Pandoyo Sudarmo, Ibu Wiyadi, Ibu Gunardjo, Ibu Naniek Saryoto. Pada tahun-tahun tersebut lahir pula di Solo Ikatan Ahli RIas Pengantin (IATRIP) dengan ketua I Ibu Subari Partowiyoto, dilanjutkan oleh Ibu Naniek Saryoto. Era tahun enam puluhan sampai tujuh puluh bertumbuhlah perkumpulan para Perias Pengantin yang mempunyai tujuan yang sama, menggali dan melestarikan Budaya Daerah, khususnya melalui dunia Tata Rias Pengantin. Kita mengenal :
  1. PP 16 (singkatan dari Perias Pengantin yang lahir pada tanggal 16, Ketua : Ibu BRA. Gondo Kusumo-Hasta Nata ( singkatan dari Himpunan Ahli Tata Rias dan Busana Daerah) dengan ketua Umum Bapak Drs. Sumardi, sampai saat ini.
  2. IKARIB dari Jawa Barat dengan ketua Ibu Rd. Tien Atang
  3. Program Kerja (POKJA II PKK ) dibawah arahan Ibu Supardjo Rustam, menambah makin luasnya para pecinta Dunia Tata Rias Pengantin. Tahun 1968 sudah mulai digalakkan sampai kepelosok RT/RW, tingkat Kelurahan, tentang ketrampilan ini.
  4. SUPROBO (nama seorang tokoh DEWI/BIDADARI yang cantik dan menjadi tokoh pimpinan para bidadari dalam cerita pewayangan).
Di Jakarta lahir pula perkumpulan ibu-ibu Para Perias Pengantin. Adapun para pemrakarsa dan pendiri HARPI “MELATI” antara lain : Ibu (alm) Sofyan, Ibu (alm) Marzuki, Ibu (alm) H.S. Abadi, Ibu H. As Jafar (sekarang ketua Umum Tiara Kusuma). Bahkan dari Jawa Barat, untuk kota Bandung kitapun mengenal Ibu (alm) Dana Sutisna, Ibu (alm) R Atang Supriyatna, Ibu (alm) Ratu Hendani Utami, Ibu Rd. Naniek R. Kesuma, Ibu Dra. Sumarni Suhendi. Di era lima puluhan sampai enam puluhan, perkumpulan kaum ibu tidak hanya bersifat sosial tetapi sudah merebak pada masalah budaya daerah, diantaranya adalah Budaya Tata Rias Pengantin.

Dengan tujuan menertibkan organisasi-organisasi profesi yang telah memiliki AD/ART maka Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Olah Raga (namanya pada saat itu) dengan Bapak DIRJEN DIKLUSEPORA Prof. DR. W. Napitupulu dileburlah organisasi-organisasi profesi dijadikan SATU WADAH. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kirana Hall, Hotel Kartika Candra - Jakarta, pada bulan Desember 1981 yang dihadiri oleh tokoh perias seluruh tanah air. Tokoh Direktorat Pendidikan Masyarakat yang juga berperan dalam terbentuknya IPPI adalah Bapak Drs. Anwar Iskandar, Ibu Dra. H. Ina Roeswanto. Di Kantor Wilayah Dikmas Depdikbud yang berperan adalah Bapak Drs. Anthon Siahaan dalam memprakarsai lahirnya “MELATI”.

Kata “MELATI” merupakan singkatan dari : MEMETRI artinya melestarikan LANGGENG artinya abadi TOTO CORO artinya tata cara INDONESIA Dan merupakan bunga yang “Harum” dengan maksud harapannya para tokoh saat itu seharum itu pula organisasi ini.

Pada MUNAS I Pagelaran Tata RIas Pengantin, semua mengenakan Bunga Melati, sehingga bunga Melati merupakan perwujudan Bunga Indonesia. Nama ini diusulkan dari Wakil Jawa Tengah, Ibu Naniek Saryoto, yang disetujui ibu (alm) H.S. Abadi, disaksikan ibu H. Ina Ruswanto.

Maka LAHIRLAH ORGANISASI PROFESI RIAS PENGANTIN tingkat Nasional uang baru dengan nama Ikatan Perias Pengantin Indonesia “MELATI” (disingkat IPPI “MELATI”), terpilih sebagai ketua Umum Ibu H.S. Abadi. Itulah yang terjadi pada musyawarah Nasional I.

Sebagai Pedoman Organisasi adalah AD/ART, yang mengatakan jabatan ketua umum dapat disandang sampai 2 (dua) periode. Maka menjabatlah Ibu H.S. Abadi dari tahun 1981 s/d tahun 1990. Satu periode lamanya empat tahun, demikian yang tertuang dalam AD/ART
Visi & MisiVISI:

Menjadi Organisasi Mitra Pemerintah Dalam Bidang Pendidikan, Pelestarian Dan Pengembangan Seni Budaya Khususnya Bidang Seni Tata Rias Pengantin Serta Upacara Adat Istiadatnya

MISI:

  1.  Menggali dan melestarikan ragam seni budaya Tata Rias Pengantin Nusantara
  2. Mengembangkan seni budaya Tata Rias Pengantin serta adat istiadatnya sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi budaya daerah
  3. Mensosialisasikan ragam seni budaya Tata Rias Pengantin dan adat istiadatnya
  4. Meningkatkan mutu sumber daya perias pengantin agar memiliki karakter baik, mandiri, kompeten dan profesional guna menunjang pembangunan Nasional
  5. Menggalang persatuan dan kesatuan para perias pengantin dalam suasana kekeluargaan berdasarkan musyawarah dan mufakat
  6. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dengan mempelajari Tata Rias Pengantin Internasional (Korea Selatan, India, China, Jepang, dll)
  7. Menghimpun aspirasi para anggota dalam mengembangkan bakat, kemampuan dan ketrampilan
Tujuan & FungsiTUJUAN 1. Menggalang Persatuan dan Kesatuan atas Perias Pengantin dalam suasana kekeluargaan, berdasarkan musyawarah dan mufakat. 2. Meningkatkan kualitas Perias Pengantin sebagai Sumber Daya Manusia yang mantap dan mandiri guna menunjang Pembangunan Nasional 3. Menggerakkan para anggota untuk meningkatkan ilmu pengetahuan Tata Rias Pengantin dan Budaya lainnya. 4. Menghimpun aspirasi para anggota dalam mengembangkan bakat, kemampuan dan keterampilan. 5. Menggali, melestarikan dan mengembangkan seni budaya, khususnya dibidang Seni Rias Pengantin serta upacara adat istiadatnya. 6. Meningkatkan peranan Perias Pengantin dalam Pembangunan Nasional FUNGSI 1. Menjadi Organisasi Mitra dalam penyelenggaraan Program Kursus Dan Pelatihan melalui LKP Tata Rias Pengantin di tingkat Pusat dan Daerah 2. Membina seluruh pengurus dan anggota HARPI “MELATI” di tingkat Pusat, Daerah, Cabang dengan konsolidasi kedalam dan keluar 3. Membakukan dan mensosialisasikan serta mengembangkan tata rias pengantin daerah beserta adat istiadatnya 4. Menjadi Organisasi Profesi pembentuk Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Rias Pengantin (LSK TRP) 5. Monitoring pelaksanaan kegiatan Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh LSK TRP
Keterangan LogoMakna Logo HARPI “MELATI”:
  1. Bentuk logo persegi lima, artinya bahwa organisasi HARPI “MELATI” berazaskan Pancasila
  2. Terdapat Mahkota pada puncak , bermakna ingin mencapai cita-cita yang tinggi
  3. Bunga Melati, bermakna organisasi akan seharum bunga melati
STRUKTUR ORGANISASI
Tahun 2010 s/d 2014
BERITA
09/11/2012   HUT HARPI MELATI
09/11/2012   Sosialisasi Program HARPI MELATI
2017 © Direktorat Pembinaan Kursus & Pelatihan
Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal - Kementerian Pendidikan & Kebudayaan
website: http://www.infokursus.net - email: ditbinsus@yahoo.co.id