DAFTAR ORMIT
(Ikatan Pendidik dan Pengelola Pendidikan Musik Indonesia (IPPPMI)
Argadia
Asosasi Profesi Perpajakan Indonesia (APROPI)
Asosiasi Ahli Tata Rias Pengantin Modifikasi dan Modern (KATALIA)
Asosiasi Para Pemijat Pengobatan Indonesia
Asosiasi Pemerhati Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (APLIKASI)
Asosiasi Pendidik Dan Ppengembang Bahasa Mandarin Di Indonesia (APPBMI)
Asosiasi Pendidik dan Praktisi Seni Pertunjukan Indonesia
Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI)
Asosiasi Praktisi Teknik Otomotif (APTO)
Asosiasi Profesi Ekspor Impor Seluruh Indonesia (APRESINDO)
Asosiasi Profesi Pendidik dan Praktisi Teknisi Akuntansi Indonesia (APPTASI)
Asosiasi SPA Indonesia (ASPI)
Asosiasi SPA Terapis Indoensia (ASTI)
Himpunan Ahli Rias Pengantin "Melati" (HARPI MELATI)
Himpunan Ahli Teknik Penyiaran Indonesia (HATPI)
Himpunan Pengembangan Kepribadian Indonesia(IPRISIA)
Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI)
Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia PNF (HISPPI)
Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA)
Ikatan Pembuat Hantaran Indonesia "Pancawati" (IPHI Pancawati)
Ikatan Penata Busana Indonesia "Kartini" (IPBI Kartini)
Ikatan Sekretris dan Administratif Profesional Indonesia (ISI)
Indonesian Administrative Profesional Association (IAPA)
Indonesian English Course Teachers’ Association (IECTA)
Mayarakat Floristri Indonesia (MFI)
Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia (Tiara Kusuma)
Persatuan Akupunkturis Seluruh Indonesia (PAKSI)
Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI)
Persatuan Pengelola Usaha dan Pendidikan Makanan Khusus PELANGI (P3MK Pelangi)
Ikatan Penata Busana Indonesia "Kartini" (IPBI Kartini)
AlamatJl. Ratu Bidadari III No. 1 Komplek Harian Kompas II Ciputat 15411
Tlp. 0856-8885510 - Fax. 021-7402862
SejarahPada tahun 1969 Kepala Kantor Pembinaan urusan Kursus Bpk. M. Siahaan menyelenggarakan penataran guru – guru menjahit di wilayah DKI Jakarta. Di dalam penataran tersebut peserta mengenal satu dengan yang lainnya sehingga timbul keinginan untuk mengadakan pertemuan selanjutnya yaitu dengan mengadakan arisan ibu – ibu yang merupakan suatu wadah kegiatan. Keinginan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan terbentuklah pemilihan pengurus.

Pada waktu itu Bpk M. Siahaan ditunjuk sebagai Dewan Penasihat / Pelindung Ketua Ibu T. Djafar dan wakilnya Ibu E.C. Seri Situmeang berjalan ± 6 bulan. Pada tanggal 07 Maret 1970 diadakan reorganisasi terpilih kembali sebagai penasihat Bpk M. Siahaan dan sebagai ketua Ibu E.C Seri Situmeang. Dari saat itulah Persatuan Guru Menjahit Pakaian Wanita & Pria melangkah tahap demi setahap yaitu membuat anggaran dasar dan member nama Persatuan Guru Menjahit DEWI SARTIKA, nama tersebut diambil karena Ibu Dewi Sartika adalah penerus dari cita-cita Ibu Kartini.

Pada tanggal 11 Januari 1979 Gubernur DKI Jakarta Bpk. H. Tjokropranolo resmi menjadi Bapak Pelindung Persatuan Guru Menjahit DEWI SARTIKA. Pada tanggal 15 Juli 1985 lahirlah Ikatan Ahli Menjahit Busana Indonesia KARTINI (IAMBI KARTINI) dengan menyelenggarakan Munas I di Jakarta. Sesuai dengan perjalanan waktunya, maka dengan musyawarah bersama yang menghasilkan keputusan Munas III di Pandaan Jawa Timur pada tanggal 26 s/d 28 Juli 1991 mengganti nama IAMBI KARTINI menjadi Ikatan Penata Busana Indonesia KARTINI sampai saat ini.
Visi & MisiVISI:

Mewujudkan IPBI Kartini sebagai wadah pemersatu, mempunyai harkat dan martabat di masyarakat, yang siap menghadapi tantangan zaman, meningkatkan mutu & kualitas sumber daya manusia, sesuai bidang keahliannya secara professional, mandiri, jujur, adil dan berahlak mulia, mempunyai integritas dan dedikasi yang tinggi dan mempunyai kecintaan dan bangga dengan organisasinya.

MISI:
  1. Mewujudkan SDM yang handal, bertanggung jawab dan professional.
  2. Meningkatkan keahlian profesinya, dengan mengikuti seminar pelatihan, workshop, karya wisata study banding dan lain-lain.
  3. Melestarikan budaya bangsa Indonesia yang beraneka ragam adat istiadat, dan tradisinya dari sabang sampai merauke.
  4. Meningkatkan kualifikasi pendidikan, akademik, sesuai dengan tuntutan zaman.
  5. Turut serta dalam mempromosikan batik go international.
  6. Menjalin hubungan kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha / dunia industri, organisasi mitra dan konsorsium.
Tujuan & FungsiTUJUAN:

  1. Mengembangkan kemampuan profesionalisme, melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan / diklat, workshop, seminar, studi banding, karya wisata berdasarkan pengetahuan, keterampilan dan sikap serta pengalaman keahliannya.
  2. Menghimpun dan membangun SDM dalam bidang keahlian busana / menjahit untuk pendidik, dan penyelenggara kursus tata busana.
  3. Membimbing, membina, lembaga kursus yang masih rintisan untuk menjadi lembaga kursus yang mempunyai standar minimal melalui sosialisasi kinerja lembaga, dan akreditasi khusus sesuai dengan delapan standar pendidikan nasional. Sesuai perkembangannya sehingga menjadi lembaga kursus yang bertaraf nasional dan internasional.
  4. Konsolidasi anggota dan revitalisasi organisasi.
  5. Mempunyai jaringan kemitraan dengan pemerintah dan dunia usaha / dunia industri.
  6. Mengembangkan IPTEK dalam bidang informasi dan komunikasi sesuai dengan tuntutan zaman.
  7. Meningkatkan kualitas penguji sesuai standar yang dipersyaratkan untuk menjaga mutu hasil lulusan / uji kompetensi.
  8. Pemerataan informasi keseluruh anggota.
  9. Melaksanakan pengabdian masyarakat melalui : a). Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Memberikan pelatihan kepada siswa sekolah luar biasa, lembaga permasyarakatan wanita dan anak jalanan, trafficking dan lain-lain. b). Kegiatan Sosial Menyantuni anak yatim piatu, panti jompo, penanggulangan bencana alam dan lain - lain (daerah tertinggal, terpencil, terpinggir, dan termarginalkan)
  10. Menumbuhkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan, rasa memiliki dan bangga menjadi anggota IPBI Kartini.
Keterangan Logo
  1. Bentuk: Segi lima merupakan dasar negara kita Pancasila yang tertuang di dalam AD ART
  2. Padi : Melambangkan kemakmuran yaitu Pangan
  3. Kapas : Sandang, Pakaian yang mencerminkan profesi di bidang keahlian tata busana/jahit menjahit
  4. Gunting : Alat utama yang digunakan dalam bidang menjahit
  5. Buku : Merupakan sumber Ilmu pengetahuan yang dapat memberikan inspirasi dan memotivasi belajar di segala bidang ilmu pengetahuan, khususnya di bidang jahit menjahit
  6. Tulisan : Kalimat tersebut ditulis dengan huruf cetak ditetapkan warna hitam Ikatan Penata Busana Indonesia Kartini
  7. Ikatan : Wadah organisasi sekelompok orang yang berkecipung dalam profesi yang sama
  8. Penata : Terdiri dari unsur mengatur dan menata
  9. Busana : Seluruh rangkaian/komponen di bidang busana dari segi etika dan estetika yang ada di negara Indonesia
  10. Indonesia : Seluruh warga Indonesia di bidang busana
  11. Kartini : Pahlawan wanita Indonesia dibidang pendidikan khususnya dibidang kewanitaan

STRUKTUR ORGANISASI
Tahun 2010 s/d 2014
BERITA
2017 © Direktorat Pembinaan Kursus & Pelatihan
Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal - Kementerian Pendidikan & Kebudayaan
website: http://www.infokursus.net - email: ditbinsus@yahoo.co.id